Cari Blog Ini

Memuat...

Kamis, 29 September 2011

MENUJU KEBAHAGIAAN

Kondisi senantiasa bahagia dalam situasi apa pun, inilah. yang senantiasa dikejar oleh manusia. Manusia ingin hidup bahagia. Hidup tenang, tenteram, damai, dan sejahtera. Sebagian orang mengejar kebahagiaan dengan bekerja keras untuk menghimpun harta. Dia menyangka bahwa pada harta yang berlimpah itu terdapat kebahagaiaan. Ada yang mengejar kebahagiaan pada tahta, pada kekuasaan. Beragam cara dia lakukan untuk merebut kekuasaan. Sehab menurtnya kekuasaan identik dengan kebahagiaan dan kenikmatan dalam kehidupan. Dengan kekuasaan sesrorang dapat berbuat banyak. Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan. Orang miskin menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan. Rakyat jelata menyangka kebahagiaan terletak pada kekuasaan. Dan sangkaan-sangkaan lain
            Semua orang, tidak ada kecualinya, pasti menginginkan kebahagiaan dalam hidup mereka. Semua yang manusia cari, mereka kumpulkan, mereka kerjakan, mereka lakukan, mereka usahakan bermuara dari satu keinginan ini: ingin merasa BAHAGIA.
            Tetapi tanpa tahu makna "bahagia" dan "kebahagiaan" yang sesungguhnya, akan sulit menemukan kebahagiaan sejati yang kita cari tadi.
Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas topik tentang menuju kebahagiaan. Saya akan mencoba mensharingkan beberapa pemikiran-pemikiran tentang kebahagiaan kepada para pembaca sekalian. Mudah-mudahan bermanfaat.
Bagi saya, kebahagiaan adalah sebuah perasaan yang positif dan menggairahkan, yang setiap manusia bisa rasakan dari hatinya yang terdalam. Banyak orang berusaha mencari kebahagiaan di tempat-tempat yang salah dan justru berakhir dengan kehidupannya yang jauh lebih menderita dari sebelumnya.

dapat dilihat lanjut download di bawah ini yo....
and slide nya

Minggu, 18 September 2011

KASUS KELEBIHAN DAN KEKURANGAN LEMAK


Lemak dibutuhkan semua orang. Bahkan, pada makanan pertama yang diasup manusia ketika baru lahir, yakni ASI, terdapat lemak di dalamnya. Asam lemak esensial sangat dibutuhkan tubuh semua golongan usia. Namun, kelebihan asam lemak jenuh sangat berbahaya bagi kesehatan dan bisa menjadi penyebab penyakit degeneratif.   
Dalam makanan yang gurih lezat biasanya terkumpul lemak makanan. Klasifikasi lemak makanan bermacam-macam. Bisa dilihat dari sumbernya, yaitu yang berasal dari hewan dan tumbuh-tumbuhan. Dapat juga dibedakan berdasarkan penglihatan, yaitu lemak yang jelas-jelas terlihat (seperti minyak, mentega) dan yang tidak terlihat (misalnya dalam susu, telur).

Ada lagi penggolongan lain, yaitu berdasarkan susunan unit-unit atom karbon. Mungkin di antara kita masih ada yang ingat kalau lemak atau minyak secara kimiawi tersusun atas unit-unit asam lemak. Suatu lemak atau minyak tersusun atas macam-macam asam lemak. Jadi, tidak ada yang tersusun hanya oleh satu macam asam lemak.
Oleh karena itu penulis membuat makalah mengenai kasus kekurangan dan kelebihan lemak yang dapat terjadi pada manusia          

Sel Eukariotik dan Prokariotik

Semua makhluk hidup tersusun atas sel, dan sel merupakan unit terkecil yang hidup. Sejak ditemukannya mikroskop elektron para ahli biologi mulai berhasil mengidentifikasi struktur internal dari berbagai macam sel.  Berdasarkan hasil pengamatannya, para ahli menggolongkan sel menjadi dua kelompok, yaitu sel prokariot dan sel Eukariot. Penggolongan ini didasarkan atas ukuran dan struktur intemal atau kandungan organel selnya. Sel prokariot memiliki struktur yang sederhana,. misalnya bakteri, ganggang hijau-biru, dan mikoplasma. Sedangkan, sel Eukariot memiliki struktur yang lebih kompleks, misalnya protista, fungi, tumbuhan, dan hewan. Sel prokariot merupakan sel yang kecil dan sederhana daripada sel Eukariot dan sel tersebut tidak mempunyai membran inti sel (nukleus)
            Istilah prikariot dan eukariot diturunkan dari bahasa Yunani karyon yang berafti kacang, biji atau inti. Prokariot berarti ”pra inti”, dan Eukariot berarti  ”inti yang sudah terbentuk dengan baik”. Padda suatu badan inti atau badan serupa inti yang tidak dikelilingi membran  Eukariot, memiliki inti sel yang amat kompleks dan di kelilingi oleh selubung inti yang terditi dari dua membran.

SISTEM BERENANG REAKSI

 

Makhluk bertulang belakang merupakan pelari tercepat, perenang terbaik dan penerbang terjauh di dunia. Hal utama yang memungkinkan semua kemampuan ini adalah adanya kerangka yang terbuat dari bahan keras, seperti tulang, yang tidak berubah bentuk. Tulang belulang ini menyediakan penyangga sangat kuat untuk otot-otot yang mengerut dan mengendur secara terus-menerus melalui persendian.
Sebaliknya, makhluk tak bertulang belakang bergerak dengan kecepatan yang lebih rendah jika dibandingkan dengan vertebrata, karena tubuhnya yang tak bertulang.
Cumi-cumi termasuk hewan tak bertulang belakang yang tidak mempunyai tulang pada tubuhnya, meskipun disebut ikan. Mereka mempunyai kemampuan yang luar biasa untuk bergerak lihai karena adanya sistem yang sangat menarik. Tubuh lunaknya diselimuti oleh lapisan pelindung tebal yang di bawahnya air dalam jumlah besar disedot dan disemburkan oleh otot-otot yang kuat, sehingga memungkinkannya bergerak mundur.
Cara kerja tubuhnya itu sangatlah rumit. Pada kedua sisi kepala hewan ini terdapat lubang yang menyerupai kantung. Air disedot masuk melalui lubang ini menuju suatu rongga berbentuk tabung di dalam tubuhnya. Kemudian ia menyemprotkan air tersebut keluar dari pipa sempit tepat di bawah kepalanya dengan tekanan tinggi, sehingga dengannya ia mampu bergerak cepat ke arah yang berlawanan akibat gaya reaksi.

Sistem Komunikasi dan Penentuan Tempat SISTEM PENENTUAN ARAH DENGAN GEMA PADA KELELAWAR

 

Kelelawar merupakan makhluk yang sangat menarik. Yang paling hebat dari kemampuannya adalah kemampuannya yang luar biasa dalam penentuan arah.
Kemampuan mengindera tempat dengan gema pada kelelawar ditemukan melalui serangkaian percobaan yang dilakukan oleh para ilmuwan. Mari kita simak lebih dekat percobaan-percobaan tersebut untuk mengungkap rancangan yang luar biasa pada makhluk ini.26

Biologi Sel



Semua makhluk terdiri dari sel, sel dikatakan sebagai unit dasar kehidupan. Sel hidup memiliki ciri- ciri seperti makhluk hidup juga dapat tumbuh, reproduksi, metabolism, menghasilkan energi, merespon terhadap lingkungan mereka dan seterusnya. Namun sel pada setiap makhluk hidup tidaklah sama, bahkan mereka sangat berbeda. Sebagai bahan pertimbangan apakah bakteri memiliki kesamaan dengan sel kupu- kupu, sel lumba- lumba dengan sel mawar? dan apa perbedaannya.
Sel sangat bervariasi dalam bentuk dan fungsi, dapat dilihat antara sel otak manusia yang sangat panjang dan mempunyai tonjolan untuk mengirim impuls sedangkan Paramecium mempunyai silia, untuk bergerak. Dalam persyaratan kebutuhan senyawa kimia juga berbeda, ada yang membutuhkan oksigen, menghasilkan zat kimia tertenetu, dsb. Namun semua sel hidup memiliki sifat kimia dasar yang sama. Sel hidup memiliki cirri- cirri seperti makhluk hidup juga dapat tumbuh, reproduksi, menghasilkan energi, mengendalikan kerja internal tubuh, merespon terhadap lingkungan atau rangsangan (iritabilitas ) dan seterusnya.

Koloni Rayap dan Sistem Pertahanan Kimiawi

Rayap merupakan makhluk kecil menyerupai semut yang hidup dalam kelompok (koloni) yang ramai. Mereka membangun sarang menakjubkan yang menjulang tinggi di atas permukaan tanah, sehingga merupakan sebuah keajaiban tersendiri dalam gaya bangunannya. Yang lebih mengejutkan lagi adalah para pembuat bangunan tinggi megah itu adalah rayap pekerja, yang benar-benar buta.

Bentuk bangunan sarang rayap menunjukkan sistem yang rumitnya luar biasa. Ada satuan-satuan prajurit khusus dalam kelompok rayap yang bertanggung jawab dalam hal pertahanan. Rayap prajurit juga dilengkapi dengan persenjataan berat yang mengagumkan. Jika beberapa rayap bertugas sebagai prajurit perang, yang lain menjadi rayap patroli, sedang lainnya lagi menjadi “pasukan khusus berani mati”. Dari penjagaan ratu yang mengerami telur hingga pembangunan terowongan dan dinding-dinding atau memanen jamur yang mereka semaikan, setiap tugas di dalam sarang rayap tergantung pada ketangguhan prajurit dalam bertahan.